Sepanjang hari selalu bayangmu terlintas dalam pikiran ku Entah mengapa kamu seakan menjelma seperti hantu Kini aku ingin menuliskan sepenggal puisi Tentang cinta kepadamu beserta rindu Aku malu Bahkan sejuta syair indah tak mampu menggambarkan rasa ini terhadap dirimu Jemari ku seakan berhenti menulis Ketika menemukan kata ‘CINTA’ Lalu ku sambung kembali kata-kata indahnya Tentang cinta yang aku miliki Ingin ungkapkan ‘AKU MENYAYANGIMU’ Cukup dengan bisikan perlahan Aku pun tahu tidak sanggup menahan cinta ini Terkenang saat kau balas dengan nada manja Sambil tertunduk malu-malu kau berkata ‘AKU JUGA MENYAYANGIMU’ Setelah saat itu aku sadar Serta bersyukur kepada Sang Pencipta alam semesta Mulai hari itu aku memberi waktu untuk hati Agar belajar memaknai bahasa hatimu